MotoGP : Poin yang Hilang

credit motogp.com

Seri MotoGP Perancis menyisakan duka bagi 2 rider papan atas, Valentino Rossi dan Marc Marquez. Keduanya “mencium aspal” sirkuit Le Mans yang saat itu bersuhu sedang-sedang saja, hanya 20 derajat dan suhu aspal 37 derajat.  Marquez terjatuh di tikungan kedua pada lap 18 saat ingin mengejar Rossi untuk memperebutkan posisi 3, sementara Valentino Rossi ndlosor di tikungan 10 pada lap terakhir saat berusaha mengulur titik pengereman untuk mengejar Vinales yang akhirnya finish pertama di seri ini.

credit motogp.com

Belum ada pernyataan resmi di situs MotoGP mengenai penyebab pasti keduanya crash di saat-saat yang krusial, bukan hanya mengejar posisi terbaik pada GP Perancis ini, tapi untuk akumulasi perolehan poin klasemen penentu juara dunia gelaran MotoGP tahun ini. Hitung-hitungan yuk! Sebelum GP Prancis dimulai, Rosi berada di puncak klasemen dengan poin 62, Vinales kedua dengan poin 60, sementara Marquez di posisi 3 dengan 58 poin, selisihnya rapat! setelah gelaran seri Le mans berakhir klasemen rider dipuncaki Vinales dengan 85 poin. Andai Rossi tidak crash dan finish di posisi 2, ia mendapat tambahan 20 poin, yaitu menjadi 82 poin, sementara Marquez bisa finish ke 4 dengan tambahan poin 13 poin menjadi 71, seandainya lho… Toh pada kenyataannya Pedrosa yang mencuri posisi dengan mendulang 16 poin lalu yang melambungkannya ke posisi 2 klasemen dengan 68 poin. Selisih poin Rossi dengan Vinales 23 poin dan 6 poin dengan Pedrosa, sementara Marquez berselisih 4 poin dari Rossi. Selisih besar yang berat untuk dikejar? Tentu saja..

credit motogp.com

Siapa yang mendapat keuntungan dari insiden di Le Mans? Jelas Maverick Vinales. Kini ia memimpin klasemen dan berpeluang besar menjadi juara dunia MotoGP 2017. Bicara keuntungan, sebetulnya Vinales juga sudah mengalami hal yang sama dengan Rossi dan Marquez, pulang dengan tangan hampa karena crash di lap ke-2 di seri 3 GP America, jadi seimbang dong hehe.. Perolehan poin sekarang menunjukkan ia memang bisa finish di posisi yang lebih baik dari Rossi dan Marquez.

credit motogp.com

Berandai-andai lagi, andai Rossi ingin segera memimpin klasemen lagi, dengan selisih 23 poin artinya ia harus finish diposisi pertama sementara Vinales di posisi 15 keatas atau did not finished (DNF). Wah, berharap Vinales jatuh lagi? tega betul hehe.. Andai lagi, “karma  berlaku” lalu kemudian Rossi juga jatuh lagi, kan selisih poinnya jadi sama lagi tho?

Ah, ini kan baru seri ke-5! Masih banyak sirkuit dengan beragam karakter dan cerita yang mesti ditaklukkan oleh para rider MotoGP, yang artinya masih buanyaaaak poin yang bisa diperebutkan untuk berada di puncak klasemen dan menjadi juara dunia MotoGP 2017. Jadi, siapakah yang akan jadi juaranya?

Iklan
Pos ini dipublikasikan di MotoGP dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s