SHARE : Panduan Modifikasi yang Legal di Mata Hukum

Credit to Desairi Custom

Credit to Desairi Custom

Setelah mengetahui batasan-batasan modifikasi yang diperbolehkan di mata hukum seperti yang telah dishare di artikel sebelumnya, maka anda bisa mulai mengkonsep modifikasi seperti apa yang akan anda lakukan terhadap sepeda motor anda. Berikut poin-poin penting yang harus diperhatikan sebelum memodifikasi sepeda motor :

  1. Chassis boleh dipanjangkan atau dipendekkan dengan catatan tidak mengubah jarak sumbu dan konstruksi (Pasal 131 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana Pasal 277 UU No 22 Tahun 2009). Konstruksi chassis harus kuat menahan beban getaran dan goncangan kendaraan berikut muatannya (Pasal 8 PP No 5 Tahun 2012, ketentuan pidana 279 UU No 22 Tahun 2009)
  2. Mesin tidak boleh diganti dengan merk dan tipe mesin yang berbeda (Pasal 131 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana Pasal 277 UU No 22 Tahun 2009)
  3. Menambah daya angkut harus menambah sumbu tanpa mengubah jarak sumbu asli dan material sumbu sama dengan asli (Pasal 131 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana Pasal 277 UU No 22 Tahun 2009)
  4. Penggantian bodi dan penambahan bodi diperbolehkan, dengan catatan harus terpasang kuat dan tidak ada bagian runcing yang mengganggu keselamatan (Pasal 58 Ayat (2) PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 279 UU No 22 Tahun 2009)
  5. Lampu utama tidak boleh terlalu silau (Pasal 70 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 279 UU No 22 Tahun 2009), jumlahnya maksimal 2 buah dan harus dipasang berdekatan (Pasal 24 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  6. Lampu senja atau kota maksimal 2 buah dan harus dipasang berdekatan (Pasal 27 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  7. Lampu sein dipasang berpasangan di sisi depan dan belakang, sejajar di sisi kiri dan kanan (Pasal 25 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  8. Lampu rem maksimal 2 buah dipasang di belakang (Pasal 26 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  9. Lampu plat nomor belakang harus ada (Pasal 30 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  10. Spidometer harus terpasang dan berfungsi serta mudah terlihat pengemudi (Pasal 36 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  11. Spion minimal 2 buah dan harus bisa melihat objek di belakang dengan jelas (Pasal 37 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  12. Klakson harus berfungsi (Pasal 38 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009) dan suaranya tidak boleh terlalu kencang (Pasal 69 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 279 UU No 22 Tahun 2009)
  13. Lebar spakbor minimal sama dengan lebar ban, dan harus mampu mengurangi percikan air atau lumpur ke bagian belakang sepeda motor (Pasal 40 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 279 UU No 22 Tahun 2009)
  14. Knalpot boleh diganti, tapi tidak boleh melebihi ambang batas emisi gas buang (Pasal 65 PP No 55 Tahun 2012 dan PerMenKLH No 5 Tahun 2006, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009) dan ambang batas kebisingan suara (Pasal 66 PP No 55 Tahun 2012 dan PerMenKLH No 10 Tahun 2009, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009), dan minimal harus terdiri dari manifold, peredam suara, dan pipa pembuangan (Pasal 14 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  15. Spesifikasi ban harus sesuai dengan bobot kendaraan ditambah beban (Pasal 16 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009) dan ketebalan alur ban minimal 1 milimeter (Pasal 73 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  16. Plat nomor atau TNKB harus terpasang di bagian depan dan belakang sepeda motor (Pasal 58 ayat (10) PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana 285 UU No 22 Tahun 2009)
  17. Pemasangan box diperbolehkan, dengan catatan tidak mengubah dimensi berupa lebar dan julur belakang sepeda motor, dan daya angkutnya tidak melebihi kemampuan daya angkut sepeda motor tersebut (Pasal 131 PP No 55 Tahun 2012, ketentuan pidana Pasal 277 UU No 22 Tahun 2009)

Dengan panduan ini, bisakah anda menebak legalitas modifikasi sepeda motor ini?

33 (2) (600 x 450)

Ada pelanggaran atau tidak? monggo dikomen ya🙂

This entry was posted in SHARE and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to SHARE : Panduan Modifikasi yang Legal di Mata Hukum

  1. Setiyawan says:

    spakbor masih nyiprat,,suara knalpot tidak jelas

  2. dimensi tinggi nya berubah. CMIIW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s