SHARE : Mengapa Karbu Vakum Selalu Berukuran Lebih Besar?

Karburator tipe Constant Velocity atau lebih dikenal dengan karbu vakum merupakan salah satu “jembatan” teknologi antara karburator konvensional dengan sistem injeksi elektronik, dimana karbu vakum memiliki efisiensi konsumsi bahan bakar setara sistem injeksi namun memiliki simplisitas seting seperti karbu konvensional. Beberapa sepeda motor yang mengadopsi karbu tipe vakum selalu memiliki spesifikasi venturi yang lebih besar daripada varian serupa yang mengadopsi karbu konvensional, contohnya Jupiter MX 135 yang mengadopsi Mikuni VM22 dengan venturi 22 mm saat beralih rupa menjadi New Jupiter MX mengadopsi Mikuni BS25 dengan venturi 25 mm, padahal mesin tidak mengalami perubahan. Mengapa begitu?

04589

Perlu diketahui sebelumnya bahwa diameter venturi ditentukan oleh beberapa parameter, diantaranya adalah diameter port, klep, kapasitas mesin, dan putaran mesin letak tenaga optimal dari mesin tersebut. Salah satu rumus untuk menentukan venturi karburator adalah sebagai berikut :

D= 0,65 × √ (C × N)

keterangan :
D = diameter venturi karburator, dalam satuan mm
C = kapasitas mesin dalam satuan liter
N = putaran mesin puncak dalam satuan rpm

Untuk Jupiter MX dengan kapasitas mesin 135 cc (0,135 liter) dan putaran puncak di 8500 rpm. Maka diameter venturi yang cocok adalah :

D= 0,65 × √ (0,135 × 8500) = 22,01 mm, atau dibulatkan 22 mm

Ini sesuai dengan venturi karbu konvensional yang diadopsi pada Jupiter MX lama. Tapi, mengapa tiba-tiba “melar” saat mengadopsi karbu vakum? Apakah ada rumus tertentu?

Sejujurnya, hingga saat ini saya belum menemukan rumus yang sahih mengenai mengapa ukuran venturi karbu vakum lebih besar, namun jika dilihat secara kasat mata ada faktor yang menyebabkan venturi karbu vakum yang terpasang harus lebih besar, bisa dilihat seperti dibawah ini :

100720142816 (600 x 800)

Adanya “koin” throttle valve mempengaruhi luas keseluruhan dari lubang venturi, atau lebih tepatnya lubang port in karbu. Andai saja lebar koin tersebut 3 mm, maka luas venturi sebenarnya adalah luas venturi dikurangi luas throttle valve.

Luas Throttle Valve = diameter venturi × lebar throttle valve = 25 × 3 = 75 mm²

Luas Venturi = 3,14 × (diameter venturi / 2)² = 3,14 × (25 / 2)² = 490,625 mm²

Luas venturi sebenarnya = 490,625 – 75 = 415,625 mm²

Jika dicari nilai diameter dari luar sebenarnya tersebut, maka diameternya :

D = √ (Luas / 3,14) × 2 = √ (440,625 / 3,14) × 2 = 23,009 mm, dibulatkan 23 mm

Nilainya jadi mendekati angka riil dari hitungan sebelumnya, saat menghitung diameter venturi karbu konvensional, hanya beda 1 mm. Kesimpulannya, secara hitungan teoritis perbedaan diameter venturi Mikuni VM22 dan Mikuni BS25 bukan 3 mm, tapi hanya 1 mm.

Sama halnya dengan Suzuki Thunder 125, dengan venturi karbu vakum 26 mm, venturi sebenarnya adalah :

D = √ [((3,14 × (26 / 2)²) – (26 × 3)) / 3,14] × 2 = 24,01 mm, dibulatkan 24 mm

Jadi jika Thunder 125 ingin menggunakan karbu konvensional, yang pas adalah yang berukuran venturi 24 mm. Rumus ini bisa digunakan juga untuk motor lainnya.

This entry was posted in SHARE and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to SHARE : Mengapa Karbu Vakum Selalu Berukuran Lebih Besar?

  1. agoey says:

    apa karna itu juga banyak yang ganti karbu vakum satria dengan karbu konvensional dengan venturi 28 yak…

    • mochyuga says:

      bisa jadi, soalnya harusnya FU pake karbu vakum 29mm kaya FXR biar keluar semua potensi tenaganya, kalo dikonversi ke karbu konvensional jatohnya 27 mm, pilihan yang ada cuma 26 sama 28, ya pasti lebih milih 28 hehe

  2. Adi M says:

    Tapi bro, kayanya cari karbu konvensional 24mm susah ya? Saban hari pernah anterin temen ke sena bonjer cari kabel bodi shogun 2003, ane n temen sengaja liat2 dulu ke toko lain n tanya2, rata2 ga stock karbu skep 24mm, minimal 28an semua…

    • mochyuga says:

      masa sih? di bandung karbu skep 24mm banyak koq, mulai dari PE24 copotan honda nova dash ori thai sampe kw 3 yg harganya cuma 150ribuan, kalo mampir ke daytona atau polaris (toko part racing) ada tawaran mikuni TM24 yg skepnya kotak mulai dari buatan mikuni japan, yoshimura, sampe sudco amrik. versi pahe ada karbu gl-pro / megapro lama yang venturinya 24 juga. mocin tipe sport kaya jialing, bosowa, viar, dll rata2 pake venturi 24 juga, merknya macem2 mulai dari shengwey, lippo, sampe mikuni atau keihin abal2

      • Adi M says:

        bro, kalo kata temen ane kalo mikuni susah ya di setting ga kaya keihin? di Daytona bonjer juga ada, cuman ga ane liat cos fokusnya ke keihin
        Misal Thunder standar dikasih karbu 24mm itu, ada yang disetting lagi ga bro? selain seting karbu tentunya…

      • mochyuga says:

        ah sama aja sih, cuman enaknya kalo keihin jeroannya bisa tuker pake sama karbu2 yg umum kaya pe28, karbu glpro, tiger, ninja, dll jadi lebih gampang nyarinya. bisa langsung plek koq, paling nanti tinggal nyari celah kerenggangan klep yg pas aja, soalnya pindah dari sistem vakum ke skep tarik

  3. Rizqi Akhmad Romadhoni says:

    Punya new jupiter mx masih standard, pengin ngoba ganti karbu yang skep contohnya PE24 atau PE26..
    Mending pilih yang mana yang PE24 atau 26 ?
    Beserta alesannnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s