SHARE : Bedah si Baong (Part II), Part Pendukung Performa Bukan Asal Pilih

Si "Baong"

Si “Baong”

Artikel sebelumnya sudah menerangkan bahwa si Baong tidak mengaplikasi part-part aftermarket, secara kasat mata hanya ada karbu Keihin PE28 yang menggantikan karbu standar dan knalpot custom. Jika diteliti lebih jauh, ternyata kedua part ini juga pendukung penting untuk mesin yang sudah diupgrade, jadi bukan sekedar part yang asal dipilih hanya karena PnP saat dipasang di Thunder.

Part-part pendukung yang diaplikasi merupakan satu paket dari bengkel tempat modifikasi mesinnya, yaitu BBS Kiaracondong, Bandung. Perlu diketahui bahwa BBS ini merupakan salah satu bengkel yang memiliki sederet prestasi di ajang balap nasional, jadi kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi. Di BBS, Baong “dibedah” untuk ditingkatkan kapasitas mesinnya menjadi 154 cc dengan menggunakan piston standar milik Honda Tiger. Selain itu, modifikasi noken as dan porting polish juga dilakukan disini.

"Bocoran" isi head dan silinder Baong

“Bocoran” isi head dan silinder Baong

Sebagai pendukung agar output tenaga makin optimal maka Karburator Keihin PE28 dan knalpot custom juga dicangkokkan ke Baong. Karburator Keihin PE28 yang dipakai adalah copotan langsung dari Honda NSR 150, cocokkah jika dihitung secara teoritis?
Kapasitas silinder = 3.14 * (1/2 * 6.35)2 * 4.88 = 154.4 cc
Gas speed = ((48.8 x 10000)/30000) x (63.5 / 25.15)2 = 103.65 meter/detik = 340.06 ft/detik
Luas area klep in = 3.14 * (1/2 * 25.5)2 = 510.44 mm2 = 0.79 inch2
Peak rpm = 0.79 * 5900 * 340.06 / 154.4 = 10265.67 rpm
Diameter venturi = 0.65 * √ (0,1544 * 10265.67) = 26.87 mm, dibulatkan menjadi 27 mm
Karena tidak ada karburator yang berukuran venturi 27 mm, maka pilihannya adalah venturi 26 mm atau 28 mm. Dengan pertimbangan bahwa mesin kemungkinan akan mengalami oversize (yang berarti kapasitas mesin bertambah lagi) maka memang lebih baik dipilih yang memiliki venturi lebih besar, yaitu 28 mm.

Keihin PE28

Keihin PE28

Selain perhitungan diatas, faktor simplisitas seting mungkin jadi faktor pertimbangan BBS untuk mencangkok Keihin PE28 ini, karena yang diseting hanya airscrew, idlescrew, pilot jet, dan main jet. Needle jet model fix tidak dapat disetel.

Selain karburator, knalpot juga menjadi part pendukung yang cukup penting untuk mengoptimalkan output tenaga mesin. Meskipun sudah banyak beredar knalpot aftermarket dengan model yang menarik dan knalpot-knalpot custom yang lebih sesuai untuk gaya ubahan caferacer, tapi sang owner tetap bertahan dengan knalpot custom yang terpasang saat ini. Perlu diketahui bahwa knalpot model megaphone ini sangat cocok dengan karakter mesin Thunder yang memiliki peak power di putaran mesin tinggi karena langkah pistonnya pendek.

Panjang pipa = (850 * (180 +56) / 10000) – 3 = 17.06 inch = 43.33 cm
Diameter pipa = (√ (154.4 / (20.06 * 25))) * 2.1 = 1.17 inch = 2.97 cm
Panjang megaphone = ((10 – 4.5) * Cot 40)/ 2 = 39.32 cm

Kenyataannya, berikut spesifikasi knalpot Baong :

Spesifikasi knalpot Baong

Spesifikasi knalpot Baong

Sedikit melenceng sih, tapi jika dibandingkan dengan knalpot standar tentu spesifikasinya lebih mendekati hitungan teoritis.

Kesimpulannya, part pendukung performa yang diperhitungkan dengan matang juga dapat meningkatkan performa mesin secara signifikan, karena mesin bekerja lebih ringan tanpa harus kerepotan menyesuaikan spesifikasi part pendukung yang tidak pas.

This entry was posted in SHARE and tagged , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to SHARE : Bedah si Baong (Part II), Part Pendukung Performa Bukan Asal Pilih

  1. D'R says:

    Dapet bocoran gak habis berapa buat ngoprek mesinnya aja Kang Yuga?

  2. D'R says:

    BBS KIRCON kalau dari komplek DISHUB angkatan darat jauh gk Kang?

    • mochyuga says:

      dinas perhubungan yang di jalan PSM? lumayan jauh, nyebrang perlintasan kereta api lurus terus sampe ketemu perempatan jalan antapani, belok kanan masuk antapani terus belok kanan lagi masuk jalan kecil di sebelah A&W.
      gampangnya sih search aja di google maps “JL Babakan Surabaya, Bandung”

  3. D'R says:

    owh sebrang rel to, makasih infonya Kang🙂

  4. stefan says:

    Mas bro itu motornya depan belakang pake tromol?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s