SHARE : Lepas Paking, Seberapa Besar Pengaruhnya?

10683414_1658975030995519_6599214349098793484_o (507 x 676)

Salah satu trik upgrade yang termasuk “murah meriah” adalah lepas paking silinder, trik ini dipercaya akan menaikkan rasio kompresi sehingga bisa meningkatkan performa mesin. Tapi, paking kan hanya lembaran tipis, bahkan fungsinya hanya sebagai penutup celah di sambungan antar blok silinder, seberap besar pengaruhnya jika paking tersebut dilepas?

Seperti diketahui bahwa rasio kompresi adalah perbandingan antara volume ruang bakar dengan volume silinder ditambah ruang bakar. Volume silinder umumnya sudah terantum di data spesifikasi kendaraan, untuk volume ruang bakar bisa dihitung dengan cara yang tercantum di artikel sebelumnya.

Melepas paking, baik itu paking blok atau paking head, berarti mengurangi volume ruang bakar. Besarnya volume yang hilang bisa dihitung dengan rumus silinder, tebal / tingginya adalah tebal paking, diameternya adalah diameter bore.

Contoh:

Suzuki Thunder 125 volume silindernya 124.5 cc, volume ruang bakarnya 15.18 cc, paking blok tebalnya 0.2 mm, paking head tebalnya 0.4 mm

Hitung dulu volume paking
paking blok = 3,14 * (57/2) * (57/2) * 0.2 / 1000 =  0.51 cc
paking head = 3,14 * (57/2) * (57/2) * 0.4 / 1000 = 1.02 cc

volume ruang bakar setelah lepas paking blok = 15.18 – 0.51 = 14.67 cc
volume ruang bakar setelah lepas paking head = 15.18 – 1.02 = 14.16 cc
volume ruang bakar setelah lepas paking blok dan head = 15.18 – 0.51  – 1.02 = 13.65 cc

rasio kompresi setelah lepas paking blok = (124.5 + 14.67) : 14.67 = 9.48 : 1
rasio kompresi setelah lepas paking head = (124.5 + 14.16) : 14.16 = 9.79 : 1
rasio kompresi setelah lepas paking blok dan head = (124.5 + 13.65) : 13.65 = 10.12 : 1

Wow ternyata pengaruhnya cukup besar juga untuk meningkatkan rasio kompresi. Bertambahnya rasio kompresi akan berbanding lurus dengan torsi, itulah makanya setelah lepas paking tarikan mesin motor terasa lebih baik, karena torsinya juga naik.

Tapi, dibalik kemudahan trik ini, mengandung resiko yang cukup mengkhawatirkan, diantaranya adalah resiko bocornya oli dan bocornya kompresi. Oli bocor keluar berarti volume oli berkurang, daya pelumasan berkurang dan gesekan antar komponen semakin berat, komponen mesin akan cepat rusak. Bocornya kompresi tentu akan membuat tenaga motor berkurang, jadi efek yang diharapkan dari melepas paking tidak didapat. Jarak antara kepala piston dan head yang semakin dekat jugabisa berakibat piston bertabrakan dengan bibir head atau dengan klep, mesin bisa jebol.

Untuk amannya, sebaiknya blok silindernya saja yang dipapas jadi rasio kompresi naik tapi paking masih tetap bisa dipakai.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di SHARE dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s