HOWTO : Hitung Konsumsi Bahan Bakar (Uji Statis)

Menyambung dari artikel sebelumnya mengenai Benarkah Mesin Bore-up Bisa Lebih Irit Dari Mesin Standar, untuk mendukung perhitungan konsumsi bahan bakar yang akurat maka saya melakukan sedikit eksperimen pada sepeda motor yang saya punya yaitu Yamaha Scorpio Z tahun 2006, dengan spesifikasi mesin standar, karburator standar, knalpot bobok halus, dan bahan bakar premium. Pada eksperimen ini, alat bantu yang saya pakai diantaranya adalah suntikan, wadah kecil, stopwatch, alat tulis dan kalkulator.

Langkah pengujiannya adalah sebagai berikut :

1. Tutup keran bensin
050920143003
2. Pasang suntikan di lubang pembuangan karburator, buka baut pembuangan dan sedot bahan bakar yang tertampung di bak pelampung karburator menggunakan suntikan
050920142996
3. Jika bahan bakar yang disedot lebih banyak dari kapasitas suntikan (25 ml), tuangkan dulu bahan bakar ke wadah lain, jangan lupa tutup dulu baut lubang pembuangannya. Sedot lagi bahan bakar yang tersisa di karbu
050920142998050920143006 050920142999
4. Ukur banyaknya bahan bakar yang disedot
050920143001050920143002
5. Tutup lagi baut pembuangan karbu, buka keran bensin, tunggu beberapa saat hingga kira-kira bak pelampung karbu penuh lagi, lalu tutup lagi keran bensinnya.

6. Siapkan stopwatch, aktifkan stopwatch saat mesin dinyalakan. Nyalakan mesin, set rpm statis/stationer. Untuk Yamaha Scorpio Z stationernya 1500 rpm
050920143010
7. Biarkan mesin menyala beberapa saat sampai mati sendiri (artinya bahan bakar di karbu habis). Saat mesin mati, hentikan stopwatch, catat waktunya
050920143011
8. Untuk memastikan bahwa bahan bakar di karbu benar-benar habis, coba sedot lagi bahan bakar menggunakan suntikan seperti langkah no. 2. Terbukti pada saat pengujian, masih ada bahan bakar yang tersisa +/- 5 ml.
050920143012
9. Siapkan kertas, alat tulis, dan kalkulator. Hitung dengan rumus berikut :

konsumsi bb = jumlah bb / ((rpm/2) / waktu)

konsumsi bb = (40 ml – 5 ml) / ((1500 rpm/2) / 3,68 menit)
konsumsi bb = 35 ml / 203,80 = 0,17 ml
Berdasarkan hasil eksperimen diatas, maka konsumsi bahan bakarnya adalah : 0,17 ml @1500 rpm

dari dasar penghitungan ini, bisa dihitung konsumsi bahan bakar pada kondisi lain misalnya :
– konsumsi bahan bakar pada 6000 rpm dalam satu menit = 0,17 * (6000/1500) * 60 = 40,8 ml;
– konsumsi bahan bakar pada 4000 rpm dalam satu jam = 0,17 * (4000/1500) * 3600 =  1632 ml = 1,6 liter; dst.

Perlu diperhatikan bahwa eksperimen ini dilakukan seara sederhana dengan alat-alat sederhana, hasilnya akan lebih akurat jika menggunakan alat-alat dan standar pengujian yang akurat juga.

Selamat mencoba !

This entry was posted in HOWTO and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to HOWTO : Hitung Konsumsi Bahan Bakar (Uji Statis)

  1. Pingback: SHARE : Benarkah Mesin Bore-up Bisa Lebih Irit Dari Mesin Standar ? – DO & SHARE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s