SHARE : Review Pemakaian Karburator Honda Tiger (Keihin PD26) di Suzuki Thunder 125

Berawal dari eksperimen saya yang saya tuangkan di artikel HOWTO : Memasang Karburator Honda Tiger di Suzuki Thunder 125, rupanya ada pembaca yang menagih review dari hasil eksperimen tersebut. Berikut review singkatnya:

1. Masa eksperimen karbu PD26 di thunder +/- 3 bulan

2. Seting karbu : pilot jet #38, main jet #120, neddle jet klip #4 dari atas, airscrew 2 putaran, akselerator diset minim dengan mengubah posisi per tuas akselerator

3. Review:

– minggu pertama masih proses pencarian seting yang pas, banyak troublenya, masih open filter untuk cari limit setingan keringnya
– minggu selanjutnya, pasang filter udara standar. seting dapat sesuai yang tertera diatas
– tes jalan, akselerasi lebih spontan dan lebih berisi dari saat masih pakai karbu standar. gejala ngook tidak ada, gas dibuka spontan masih lancar
– penggunaan sehari-hari dengan range rpm kisaran 5.000 rpm, kondisi busi hitam kering, pinggiran busi cenderung putih
22042012558
– dicoba hi-rev di trek lurus yang panjang, kondisi busi langsung berubah merah bata (seting karbu tidak diubah)
30042012576– untuk menghidupkan mesin pertama kali masih selalu minta di-choke, wajar karena suhu udara di rumah cenderung dingin. tapi jika mesin sudah panas mesin mudah sekali dinyalakan.
– konsumsi bensin tidak diukur secara akurat karena unit spidometer standar sudah dilepas (tripmeternya tidak ada). tapi sebagai perbandingan kasar, jarak tempuh sehari-hari +/- 25km, pengisian bensin dalam seminggu 20ribu (premium, harga masih 4.500/liter), berarti perbandingannya sekitar 40km/liter, sementara karbu standar kisaran 42km/liter

4. Keuntungan
– akselerasi lebih spontan daripada karbu standar
– tidak ditemui gejala abnormal seperti pada penggunaan karbu lain, misalnya karbu PE28 yang ngook jika digas secara spontan, atau karbu VM26 (RXKing) yang ngembun saat udara dingin. Karbu PD26 lancar-lancar saja dalam kondisi itu
– seting lebih mudah, opsinya banyak. jetting bisa ditukar dengan karbu GL dan Megapro yang ukurannya lebih kecil dan repairkitnya juga banyak pilihan

5. Kekurangan
– pemasangan sedikit merepotkan, terutama jika masih ingin menggunakan boks filter udara standar, musti memotong karet joint antara boks filter dan karbu
– unit karbu lumayan berat, musti dibuatkan pengikat ke rangka agar karbu tidak goyang saat ada guncangan. pengikat ini juga bisa berperan ganda sebagai pengaman karbu
– posisi airscrew (setelan udara) menggantung di bawah, susah diseting karena posisinya sulit dijangkau. selain itu juga airscrew mudah copot, musti diberi sealer agar posisinya kuat saat terpasang
– pemasangan intake manifold masih kurang sempurna, posisi lubang intake dan lubang port belum pas karena ukurannya berbeda, bibir lubang port musti diperbesar sedikit agar tidak ada hambatan dan turbulensi gas di dalam jalur port

23022012405

KESIMPULAN
Karburator PD26 ini cocok sebagai pengganti karbu standar Thunder 125 yang bertipe vakum. Seting lebih mudah dan gejala abnormal minim. Seting diatas masih dirasa kurang sempurna karena jika dilihat dari kondisi kepala busi masuh belum ideal dan merata. Kekurangannya hanya dari segi teknis yaitu pemasangan yang sedikit rumit, dan yang perlu diperhatikan adalah posisi airscrew yang sulit diseting dan mudah copot.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di SHARE dan tag , . Tandai permalink.

10 Balasan ke SHARE : Review Pemakaian Karburator Honda Tiger (Keihin PD26) di Suzuki Thunder 125

  1. si gledek berkata:

    bro, pernah coba pakai karbu king? berapa spuyer yg ideal? tnx

    • mochyuga berkata:

      pernah, tapi sayang ga sampe ketemu seting yang pas, terakhir pake pj 17,5 dan mj bawaan king masih brebet & ngook, pj diturunin ke 15 malah nembak2, jadi males nyetingnya akhirnya dijual hehe

  2. galih pray berkata:

    nice info…oya om…harga karbu tigor berapaan???
    dah pernah nyoba pake karbu gl???
    skarang thundernya pake karbu apa???
    *maaf kebanyakan nanya…

    • mochyuga berkata:

      harga karbu tiger second setara sama harga karbu PE kw thailand baru hehe
      karbu GL belum nyoba soalnya harus bikin intake manifold, tertarik nyoba sih tapi sayang belum ada waktu buat bikin manifoldnya
      sekarang thundernya balik lagi pake karbu standar karena belum nemu pengganti karbu tiger, soalnya karbu tigernya pindah ke motor scorpio hehe

  3. D'R berkata:

    Kang kalau pilot jet satria fu yg ukurannya di bawah 12.5 1 step ada gak yah?

  4. D'R berkata:

    Kalau karbu Gl series di thunder tanpa ganti manifold, karbunya aja di bubut di bikin bulat moncongnya kira2 bisa gk tuh? 😀

    • mochyuga berkata:

      ga bisa kang, moncong intakenya sejajar sama ruang pelampung, ga nongol kaya karbu lain. paling pake adaptor tambahan kalo mau pasang ke manifiold ori, atau pake manifold gl yg dimodif

  5. era berkata:

    Kang rencananya thunder ane mau dibore up menggunakan piston Kawahara UK 63,5mm dan boring menggunakan liner diesel. Apakah piston tersebut panjangnya sama dengan yang ori dan perlukah coakan di crankcase diperbesar mengingat ukuran piston 63,5, dan perlukah klep di perbesar/diganti. Jika diganti apa klep yang cocok dengan ukuran piston Kawahara tersebut. Thanks kang, mohon sarannya

    • mochyuga berkata:

      Kawahara 63,5 pin 14 paling punya KLX, kalo yang rata mendem (piston lebih pendek), pilih piston yang jenong / high dome biar kompresi ga turun. crankcase ga perlu diperbesar, masih lebar & boring diesel jg aman dibikin tipis. Klep standar masih bisa dipake, asal didukung papasan noken as yang pas, buat harian naikin lift 0,5mm udah cukup, kalo mau nambah akselerasi atau topspeed mesti otak-atik LSAnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s