TIPS : Upgrade mesin motor 4 Tak, “Tutup Buku” Asumsi dan Teknik Korek 2 Tak

Modifikasi mesin seakan jadi jawaban akan ketidak-puasan pengguna motor pada spesifikasi standar mesin motor tersebut. Beberapa cara dilakukan dengan harapan performa mesin dapat bertambah, diantaranya seperti yang tercantum di posting  TIPS : Upgrade mesin motor 4 Tak, apa dulu yang diubah? (seri I).

Langkah2 tersebut, beberapa diantaranya adalah bertujuan untuk :

– Meningkatkan kapasitas mesin, dengan harapan agar tenaga mesin semakin besar seiring dengan bertambahnya volume silinder
– Meningkatkan kompresi mesin, dengan harapan agar tenaga mesin bertambah karena proses kompresi lebih padat
– Memaksimalkan perangkat-perangkat pendukung performa mesin, dengan harapan agar mesin mampu bekerja lebih maksimal

Untuk mencapat tujuan-tujuan diatas, terkadang masih ada beberapa langkah-langkah upgrade yang dilakukan mekanik yang masih menggunakan teknik upgrade mesin 2 tak, yang sebenarnya sudah tidak cocok lagi diaplikasikan pada mesin jenis 4 tak, diantaranya :

1.Papas head atau blok silinder

Papas Head Silinder

Untuk meningkatkan kompresi mesin, masih ada mekanik yang menerapkan langkah papas head silinder atau blok silinder. Padahal, langkah tersebut lebih cocok untuk upgrade mesin 2 tak karena tidak ada camshaft dan klep di kepala silindernya. Pada mesin 4 tak, kerja camshaft diatur rantai keteng yang melintasi blok silinder ke head silinder, putaran  noken as harus singkron dengan proses putaran kruk as. Jika dilakukan pemapasan pada head atau blok silinder, maka jarak head dan piston semakin dekat dan kondisi rantai keteng menjadi kendor. jika terlalu kendor tentu berbahaya karena bisa menyebabkan timing noken as menjadi tidak singkron dengan gerakan kruk-as, piston bisa menabrak klep menyebabkan klep patah atau piston bolong

lebih lengkap lagi, jika melakukan pemapasan pada head atau blok silinder perlu dilakukan kalibrasi ulang pada timing noken as, lebih detilnya dijelaskan pada tautan berikut :
Kalibrasi Timing Gir (bag.1), Seting Pasca Papas Head
Kalibrasi Timing Gir (Bag.2-Habis), Geser Posisi Timing

Maka sebaiknya untuk menaikkan kompresi mesin 4 tak secara instan adalah dengan mengganti piston berkepala lebih jenong / tinggi daripada piston standar, dengan seketika kompresi pun akan naik.

2. Otak-atik spuyer saat ganti knalpot aftermarket

spuyer

Untuk meningkatkan performa mesin, mengganti knalpot standar menggunakan knalpot aftermarket menjadi pilihan banyak biker karena pemasangannya mudah tanpa perlu bongkar mesin. Penggantian knalpot ini biasanya diikuti dengan jetting ulang karburator. “Ritual” jetting ulang karburator saat penggantian knalpot ini biasa diaplikasikan pada mesin 2 tak karena pengaruh dari siklus mesin yang membutuhkan tendangan balik dan turbulensi untuk meningkatkan kualitas pembakaran dalam silinder. Sementara untuk mesin 4 tak fungsi knalpot memiliki karakter yang berbeda dengan knalpot 2 tak, makanya tidak ditemui perut knalpot di knalpot 4 tak, hanya berupa pipa dengan silincer yang berfungsi untuk meredam suara dan mengurangi emisi gas buang.

Maka dalam mesin 4 tak, lebih bijak jika penggantian spuyer ditentukan dari hasil pengukuran Air Flow Ratio (AFR), toleransi AFR di motor harian antara 13,5-14,7 : 1, jika kurang dari itu berarti seting karburator terlalu basah, sementara jika lebih dari itu berarti seting karburator terlalu kering.

Keterangan tersebut juga dijelaskan dalam artikel berikut : Salah Kaprah Ganti Spuyer Motor

3.  Penggantian Knalpot

Salah satu opsi meningkatkan performa mesin yang paling simpel adalah mengganti knalpot, tapi masih ada anggapan bahwa mengganti knalpot racing akan merusak mesin, benarkah?

Perlu diketahui bahwa penggantian knalpot di mesin motor tipe 4 tak pengaruhnya tidak terlalu banyak jika dibandingkan pada mesin 2 tak yang bisa mengubah karakter mesin. Penggantian knalpot pada motor tipe 2 tak menuntut berbagai macam ubahan karena knalpot masih memberi kontribusi yang besar terutama dalam proses scavenging. Pada mesin tipe 4 tak, pengaruh dari tendangan balik gas buang sangat kecil karena exhaust port ada penutupnya yaitu klep out, tidak seperti tipe 2 tak yang lubang exhaustnya terbuka. Pada mesin 4 tak hanya perlu panjang pipa yang sesuai, agar pelepasan gas buang tidak terganggu.

Jadi jangan terlalu khawatir, untuk tipe motor 4 tak penggantian knalpot tidak merusak mesin secara langsung, apalagi untuk tipe knalpot aftermarket yang diriset untuk motor harian tidak akan memaksa mesin untuk bekerja lebih keras.

4. Otak Pengapian Unlimiter

kompCDI_1

Salah satu part yang sering menjadi incaran para speed goers adalah otan pengapian alias CDI, TCI, atau ECU (ECM), ditambah dengan semakin maraknya produk aftermarket dengan berbagai merk dan berbagai fitur namun dengan jualan utama : “unlimiter”.

Pada motor tipe 2 tak, otak pengapian diincar karena bisa melonjakkan rpm setinggi mungkin selama mesin masih mampu bekerja di putaran mesin yang tinggi tersebut. Pada mesin tipe 2 tak, hal tersebut memungkinkan karena pada proses kerjanya hanya piston yang naik turun sehingga tidak ada part lain yang perlu disingkronisasikan kerjanya dengan naik-turunnya piston. Sementara jika di mesin 4 tak, naik turunnya piston musti seirama dengan buka-tutup klep, maka dari itu ada yang membatasi putaran mesin tipe 4tak yaitu kemampuan per klep. Mengapa? karena jika per klep tidak mampu membuat klep membuka dan menutup dengan akurat di putaran tinggi maka kompresi bisa bocor, tenaga tidak bertambah malah menurun. Lebih parah lagi, jika per klep lemah, dalam putaran tinggi bisa terjadi floating, jika sampai terjadi maka kemungkian besar klep bisa membentur piston dan menyebabkan salah satu atau keduanya rusak.  Maka dari itu, pada motor harian terdapat limiter pada otak pengapiannya untuk mengantisipasi kerusakan yang diakibatkan over-rev atau putaran mesin yang terlalu tinggi.

Maka sebelum mengganti otak pengapian, pertimbangkan dulu kemampuan teknis mesin. Jika akan mengganti otak pengapian sebaiknya part-part pendukungnya juga diganti untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

This entry was posted in TIPS and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s